Solusi Cerdas Memasak MIE INSTAN: Kebiasaan yang salah dalam memasak MIE INSTAN

mie goreng

Gambar 1 : Mie Instan

Fakta tentang Mie instant yang belum banyak diketahui oleh kita adalah kandungan semacam lilin yang berguna untuk melapisi mie tersebut dan perlu diketahui tubuh (sistem pencernaan) kita membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 5 hari untuk memproses pengeluarkan lapisan lilin tersebut setelah mengkonsumsinya.

Metode lama tentang memasak mie dengan cara mendidihkan air kemudian memasukan mie ke dalamnya setelah itu memasukkan bumbu dan masak kira-kira 3 menit, angkat kemudian siap untuk dimakan adalah metode yang SALAH dalam memasak mie instant (mie siap saji).

Dengan melakukan cara tersebut, sebenarnya kita memasak mie yang masih mengandung lilin-lilin yang melapisinya. Dan yang jadi masalahnya adalah apabila kita terus-menurus memasak dengan metode ini maka “LILIN” pelapis mie akan menjadi semacam penyakit dalam tubuh kita, apabila kita konsumsi. Lalu bagaimana solusi memecahkan masalah ini? Tenang, saya akan tulis solusinya khusus untuk Anda:

  • Didihkan air di dalam panci, kemudian masukkan mie kedalamnya.
  • Apabila mi sudah matang, angkat dan tiriskan mie dengan menggunakan saringan kemudian buang sisa air rebusan, yang dimana air tersebut mengandung lapisan lilin.
  • Bersihkan mie-mie tersebut dengan air yang bersih, agar semua lapiasan lilin benar-benar hilang.
  • Didihkan air kembali di dalam panci sampai mendidih, masukkan mie yang sudah dibersihkan ke dalamnya kemudian matikan api.
  • Pada langkah inilah ketika api dimatikan tetapi air masih panas barulah masukkan semua bumbu-bumbu untuk membuat mie instant dengan sup.
  • Apabila kamu akan membuat mi goreng, angkat mie dari air yang sudah mendidih, tiriskan mi kemudian campurkan dengan bumbu-bumbu, siap disajikan sebagai mi goreng.
  • MIE LEZAT dan SEHAT siap di santap. (Jangan lupa berdoa dulu nanti lupa, he3x)

NB: Jangan sekali-kali memasukkan makanan/minuman panas kedalam mangkok/piring plastik, karena barang dari plastik (sifat polimer termoplas) tersebut bisa berubah wujud dan menyebabkan penyakit kanker.
Semoga Bermanfaat. (elvigto)

Tentang elvigto

Learner, writer dan technopreneur. Founder SangGuruGaul. Menyelesaikan studi S1 bidang Teknologi Pendidikan di Universitas Negeri Malang. Pegiat kajian islamic thought and civilizations, curriculum studies, multimedia learning studies dan kepemudaan.
Pos ini dipublikasikan di Healty dan tag , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Solusi Cerdas Memasak MIE INSTAN: Kebiasaan yang salah dalam memasak MIE INSTAN

  1. arifudin berkata:

    wah saya sering makan mie instan, tips bagus maz😉

  2. tante day to berkata:

    BAGUS OM TIPSNYA,TAPI LEBIH ENAK KALO MAKAN SOTO AMA RAWON.
    TUL NGGAK?????????????

    Dasar anak soto maniack, he3x

  3. mivta berkata:

    oke oke😉

  4. herianto berkata:

    Tip yg OK.
    Kebetulan suka buat mie instan nih.🙂

  5. Suaminy tante day to berkata:

    Jangan dimasukin ati omongan istri saya…emang suka ngaco….trima kash tipsnya.ngomong2 lpisan lilin,ap i2 sama dngan yg ad pd daun kangkung?kan daun i2 kalo dimasukkan air akan mengkilat g2.kykny daun ktela jg ad.apa harus direbus 2 x juga?ntar lembk kaya istri saya gmana?

  6. tips bagus akhi… sangat bermanfaat. berarti selama ini udah berkilo2 kandungan lilin ndek sistem pencernaanku dunk??????
    terus berkarya
    siip

  7. najwa berkata:

    tulisan anda seolah-olah membenarkan ada zat lilin di mie, jadi saya rasa mungkin anda sudah mendapat penelitian tentang kebenaran zat lilin itu.

    tolong kasih saya link jurnal ilmiah yg menyatakan di mie instan ada zat lilin.? ilmiah bukan pendapat orang. misal dari BPOM, ato penelitian kampus.

    bahan bacaan:
    http://www.mail-archive.com/mayapadaprana@yahoogroups.com/msg13201.html

  8. hakim berkata:

    semoga anda mendapatkan pahala dari NYA. karena ilmu yang bermanfaat

  9. ahmad berkata:

    hatur nuhun ah infona… saya termasuk penikmat mie.. maklumlah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s